Baubau, TrimediaSultra.com – Seorang pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial MAG (16), diduga menjadi korban penganiayaan oleh temannya sendiri berinisial D (17) di lingkungan sekolah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian mulut hingga harus menjalani operasi.
Kerabat korban, Sufardin, mengungkapkan keluarga mengetahui peristiwa itu setelah melihat kondisi MAG yang mengalami sejumlah luka. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“ Saya didatangi oleh orang tua korban untuk meminta saya menemani mereka ke rumah sakit melihat kondisi anaknya,” kata Sufardin saat dikonfirmasi Kendariinfo, Selasa (27/10/2026).
Menurut Sufardin, dugaan penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu, korban hendak pulang ke rumah.
Akibat kejadian tersebut, MAG mengalami luka pada bagian mulut dan pembengkakan pada bibir bawah. Bahkan, gigi bagian atas korban dilaporkan copot hingga melukai rongga mulutnya.
Kondisi tersebut membuat keluarga korban keberatan dan memilih menempuh jalur hukum. Sufardin kemudian melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polres Baubau pada hari yang sama dengan kejadian.
Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/167/X/2026/SPKT/Polres Baubau/Polda Sulawesi Tenggara.
Sufardin mengatakan, korban kini masih menjalani pemulihan setelah menjalani operasi akibat luka yang dialaminya.
“Saat ini kondisi korban dalam pemulihan usai menjalani operasi,” ujarnya.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Asnan, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait laporan dugaan penganiayaan tersebut.(Adm/M2).




