KSP Tokalapeta Perkuat Peran Dorong Ekonomi Daerah

15
Peserta Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025, Koperasi Tokalapeta di Kelurahan Sukanayo, Kecamatan Kokalukuna.
Advertisement

 

Baubau, Trimediasultra.com – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tokalapeta menegaskan komitmennya dalam memperkuat perekonomian daerah melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang digelar di Kelurahan Sukanayo, Kecamatan Kokalukuna, Jumat, 2 Januari 2026.

RAT yang dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Baubau Aliman, SE, ratusan anggota, serta tokoh masyarakat tersebut merupakan forum tertinggi koperasi dalam mengevaluasi kinerja sekaligus menetapkan arah kebijakan usaha ke depan. Pelaksanaan RAT menjadi cerminan penerapan tata kelola koperasi yang transparan dan akuntabel.

Kadis Koperasi dan UKM Kota Baubau Aliman, SE, mewakili Wali Kota Baubau, mengapresiasi kinerja pengurus dan pengawas KSP Tokalapeta sepanjang Tahun Buku 2025. Ia menyebut kinerja koperasi menunjukkan tren positif dan mendapat kepercayaan kuat dari anggota.

“SHU KSP Tokalapeta meningkat 2,90 persen atau sebesar Rp5,187 juta, dari Rp179,151 juta pada Tahun Buku 2024 menjadi Rp184,339 juta pada Tahun Buku 2025,” kata Aliman.

Selain itu, jumlah anggota juga mengalami peningkatan signifikan. Pada Tahun Buku 2025, KSP Tokalapeta mencatat penambahan anggota baru bersih sebanyak 34 orang, dari sebelumnya 276 anggota menjadi 310 anggota.

Aliman menegaskan bahwa keberhasilan tersebut membuktikan koperasi memiliki peran strategis dalam mendorong ekonomi masyarakat melalui semangat kerja bersama dan kebersamaan.

Ia juga mengingatkan agar KSP Tokalapeta terus meningkatkan daya saing, mengingat ke depan tantangan usaha semakin besar, termasuk dengan hadirnya Koperasi Kelurahan Merah Putih yang akan memperluas jaringan usaha koperasi di tingkat lokal.

“KSP Tokalapeta harus terus berinovasi dan memperkuat manajemen agar tetap menjadi koperasi yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Saat ini, KSP Tokalapeta tidak hanya beranggotakan masyarakat Pulau Makassar, tetapi juga warga dari luar wilayah tersebut, menandakan koperasi ini telah berkembang menjadi milik bersama lintas komunitas.(Adm/M2). 

Facebook Comments Box