Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Perkuat Akses Pendidikan Unggulan Nasional

19
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan bangsa tersebut dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).
Advertisement

ButonUtara, Trimediasultra.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi unggul bangsa melalui pendidikan berkualitas berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, Selasa, 13 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan bangsa tersebut dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Menurutnya, hanya dengan iptek sebuah negara dapat mencapai tingkat peradaban yang tinggi serta memberikan kesejahteraan dan kualitas hidup yang layak bagi seluruh rakyatnya.

“Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita bisa mengangkat derajat bangsa, membebaskan rakyat dari kemiskinan dan kelaparan. Oleh karena itu, wadah pendidikan seperti SMA Taruna Nusantara sangat dibutuhkan oleh setiap negara,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menjelaskan, SMA Taruna Nusantara pertama kali didirikan pada tahun 1990 di Magelang atas dorongan Panglima ABRI saat itu, Jenderal TNI (Purn) LB Moerdani, dan kemudian dilanjutkan pembinaannya oleh Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. Sejak awal, sekolah ini dirancang untuk menjaring putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kapasitas akademik unggul, untuk dibina secara optimal agar kelak menjadi kader bangsa yang berkontribusi nyata bagi negara.

Prabowo juga membandingkan pengembangan sekolah unggulan di Indonesia dengan negara lain. Ia menyebut, Malaysia telah memiliki lebih dari 20 sekolah sejenis selama puluhan tahun, sementara Inggris bahkan telah mengembangkan ratusan sekolah unggulan sejak ratusan tahun lalu.

“Hampir semua negara maju memiliki banyak sekolah unggulan seperti ini. Kita harus mengejar ketertinggalan dan bertekad kuat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” tegasnya.

Saat ini, Indonesia telah memiliki tiga kampus SMA Taruna Nusantara, yakni di Magelang, Malang, dan Cimahi. Selain itu, pemerintah juga tengah membangun kampus baru di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur, Minahasa, Sulawesi Utara, serta Pagar Alam, Sumatra Selatan. Presiden menargetkan seluruh kampus tersebut sudah mulai beroperasi paling lambat akhir Desember 2026.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengungkapkan rencana besar pemerintah dalam pengembangan pendidikan unggulan nasional, yakni pembangunan 20 sekolah tambahan yang akan diberi nama SMA Garuda. Targetnya, hampir setiap provinsi memiliki minimal satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda.

Tidak hanya itu, pemerintah juga menargetkan pembangunan sekolah unggulan terintegrasi di setiap kabupaten, dengan sasaran total sekitar 500 sekolah unggulan yang diharapkan dapat diselesaikan dalam kurun waktu empat tahun ke depan.

“Kita ingin memastikan anak-anak Indonesia, dari seluruh daerah, mendapatkan akses yang adil terhadap pendidikan terbaik. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” pungkas Presiden Prabowo.(Adm/M2).

Facebook Comments Box