Disambut Upacara Kenegaraan di Istana Basman, Prabowo–Raja Abdullah II Bahas Palestina hingga Kerja Sama Strategis

7
Kunjungan ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Yordania yang telah terjalin erat sejak 1951.
Advertisement

Jakarta,Trimediasultra.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto disambut dengan upacara kenegaraan resmi oleh Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Abdullah II ibn Al Hussein di Istana Basman, Amman, pada Rabu, 25 Februari 2026. Kunjungan ini berlangsung dalam suasana penuh kehormatan dan persahabatan, bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Yordania.

Prosesi penyambutan dimulai dengan tiupan terompet kehormatan, pengibaran bendera kedua negara, serta pasukan jajar kehormatan yang berbaris rapi di halaman istana. Lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Kerajaan Yordania Hasyimiah turut dikumandangkan, menambah khidmat suasana penyambutan.

Raja Abdullah II secara pribadi menyambut Presiden Prabowo dengan penuh kehangatan. Keduanya dikenal memiliki hubungan persahabatan yang telah terjalin lama, sehingga pertemuan ini berlangsung dalam suasana akrab namun tetap sarat makna diplomasi tingkat tinggi.

Usai prosesi penyambutan, Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II menggelar pertemuan empat mata atau tête-à-tête, sebelum dilanjutkan dengan pertemuan antar-delegasi. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor strategis, mulai dari pertahanan, ekonomi, pendidikan, hingga pertanian.

Di bidang pertahanan, Indonesia dan Yordania sepakat memperkuat kerja sama pelatihan militer, pertukaran personel, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Sementara di sektor ekonomi, kedua negara mendorong peningkatan nilai perdagangan, investasi, serta penguatan konektivitas bisnis.

Kerja sama di bidang pendidikan juga menjadi sorotan utama, khususnya dalam peningkatan jumlah beasiswa, pertukaran mahasiswa, serta kolaborasi antar-perguruan tinggi. Adapun di sektor pertanian, Indonesia dan Yordania sepakat memperluas transfer teknologi dan penguatan ketahanan pangan.

Isu kawasan turut menjadi fokus utama pembicaraan, terutama terkait situasi di Palestina. Presiden Prabowo menegaskan kembali sikap konsisten Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara atau two-state solution sebagai jalan damai yang adil dan berkelanjutan.

Raja Abdullah II menyampaikan apresiasi atas peran aktif Indonesia dalam diplomasi kemanusiaan di Timur Tengah serta dukungan yang terus diberikan bagi rakyat Palestina. Kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat koordinasi internasional guna mendorong terciptanya stabilitas kawasan.

Kunjungan ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Yordania yang telah terjalin erat sejak 1951. Selama lebih dari tujuh dekade, kedua negara konsisten menjaga persahabatan, solidaritas, dan kerja sama di berbagai bidang.

Dalam kunjungan resmi ini, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Pertemuan tingkat tinggi ini diharapkan semakin memperkokoh kemitraan strategis Indonesia–Yordania, sekaligus mempertegas peran Indonesia sebagai aktor penting dalam diplomasi global, khususnya di kawasan Timur Tengah.(Adm).

Facebook Comments Box