
Kendari, TrimediaSultra.com -Kurang dari empat jam setelah menerima laporan keluarga korban, polisi berhasil menangkap pria berinisial AR yang diduga terlibat dalam pembunuhan seorang tukang di kawasan BTN, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
AR dibekuk tim gabungan URC Buser77 Satreskrim dan Unit Kamneg Sat Intelkam Polresta Kendari di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Rabu (28/10/2026).
Terduga pelaku pembunuhan seorang tukang di kawasan BTN, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), tertunduk dan sesekali mengusap air mata saat menjalani interogasi di Polresta Kendari.
Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Unit Reaksi Cepat (URC) Buser77 Satreskrim bersama Unit Kamneg Sat Intelkam Polresta Kendari.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, tim gabungan langsung bergerak setelah menerima laporan dari keluarga korban.
“Mendapat laporan dari keluarga korban kami langsung bergerak cepat. Alhamdulillah, terduga pelaku berhasil kita amankan dalam kurun waktu empat jam di Konawe Selatan oleh Tim URC Buser77 bersama Intelkam,” kata Welliwanto, Rabu (28/10/2026).
Kata dia, kasus ini bermula dari peristiwa penebasan menggunakan senjata tajam yang menimpa korban di kawasan BTN, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, pada Selasa (27/10/2026) malam.
Korban yang sehari-hari bekerja sebagai tukang dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka akibat serangan senjata tajam tersebut.
Usai menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dan memburu terduga pelaku hingga ke wilayah Konawe Selatan. Upaya tersebut berujung pada penangkapan AR dalam waktu relatif singkat,” ungkapnya.
Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Polresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian, motif, serta dugaan keterlibatannya dalam peristiwa yang merenggut nyawa korban tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.(Adm/M2).



