ButonUtara,Trimediasultra.com – Keterbatasan fiskal daerah bukan alasan untuk menghentikan langkah pembangunan. Prinsip inilah yang ditekankan Komisi I DPRD Kabupaten Buton Utara dalam Rapat Kerja bersama mitra Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar pada 8 Januari 2026.
Rapat ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan persepsi, mengevaluasi kinerja, serta mendorong lahirnya terobosan di tengah kondisi keuangan daerah yang belum stabil.
Anggota Komisi I DPRD Buton Utara, Muhammad Sairman Sahadia, menegaskan bahwa efisiensi anggaran harus dimaknai sebagai tantangan untuk bekerja lebih cerdas, bukan alasan untuk bersikap pasif. Menurutnya, daerah tidak boleh terjebak pada narasi kekurangan anggaran semata, tetapi harus fokus pada solusi dan strategi untuk memperkuat pendanaan pembangunan.
“Kalau tidak ada uang, maka kita harus mencari uang. Itu fungsi OPD,” tegas Sairman dalam rapat kerja tersebut. Pernyataan ini menegaskan komitmen DPRD agar seluruh perangkat daerah tetap bergerak, kreatif, dan inovatif meskipun ruang fiskal terbatas.
Dalam forum tersebut, DPRD juga menyoroti persoalan menyusutnya Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana transfer lainnya. Salah satu penyebab utama yang diungkap adalah lemahnya kepatuhan terhadap penyampaian laporan realisasi anggaran secara tepat waktu. Akibatnya, Kabupaten Buton Utara kerap dinilai masih memiliki sisa anggaran, sehingga berdampak pada berkurangnya alokasi dana dari pemerintah pusat.
Komisi I DPRD memandang rapat kerja ini sebagai langkah penting untuk menyinkronkan perencanaan dan pelaksanaan program OPD. Sinkronisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas realisasi anggaran sekaligus memperbaiki tata kelola keuangan daerah ke depan. Dengan laporan yang tertib dan realisasi yang optimal, peluang Buton Utara memperoleh kembali alokasi anggaran yang proporsional diyakini akan semakin terbuka.

Lebih jauh, DPRD mendorong pimpinan OPD untuk lebih agresif membangun komunikasi dan jejaring, baik di tingkat kementerian maupun pemerintah provinsi. Akses, koordinasi, dan keberanian memperjuangkan program dinilai menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan fiskal.
DPRD juga menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai mitra strategis OPD. Selama langkah yang diambil berdampak langsung pada kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah, DPRD siap mengawal dan memberikan dukungan politik maupun kebijakan.
Melalui rapat kerja ini, Komisi I DPRD Buton Utara berharap semangat kolaborasi dan inovasi semakin menguat. Keterbatasan anggaran tidak lagi menjadi alasan untuk diam, melainkan pemicu lahirnya terobosan demi Buton Utara yang lebih maju dan berdaya saing.(Adv).




