
ButtonUtara,Trimediasultra.com – Seorang pria bernama Kardin (37), warga Desa Banu-Banua Jaya, Kecamatan Kulisusu, dilaporkan hilang setelah diduga jatuh dari longboat di perairan Ereke, Kabupaten Buton Utara.
Informasi kejadian diterima oleh Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari pada pukul 06.40 Wita dari Danpos Polair Ereke, Herimuddin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 07.00 Wita, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian (LKP) untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan. Jarak tempuh dari Pos SAR Wakatobi ke lokasi diperkirakan sekitar 41 mil laut.
Berdasarkan kronologis, insiden bermula pada Sabtu, 21 Maret 2026 sekitar pukul 05.30 Wita saat korban berangkat dari Desa Banu-Banua Jaya menuju Desa Tanah Merah menggunakan longboat. Dalam perjalanan, korban sempat berteduh di Teluk Kulisusu akibat hujan deras dan angin kencang.
Saat itu, longboat yang ditambatkan korban terlepas dan hanyut. Korban sempat berenang mengejar perahunya sebelum akhirnya menepi di kawasan bakau. Ia kemudian berhasil menumpang perahu lain menuju Desa Tanah Merah dan dilaporkan selamat tiba di lokasi tersebut sekitar pukul 17.00 Wita.
Namun, pada pukul 18.30 Wita, saat dalam perjalanan kembali ke Desa Banu-Banua Jaya, korban diduga melompat dari longboat di titik koordinat 4°49.298’S – 123°7.682’E. Upaya pencarian awal oleh warga sekitar belum membuahkan hasil.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Staf Operasi KPP Kendari, Pos SAR Wakatobi, Polair Buton Utara, nelayan setempat, serta keluarga korban. Tim menggunakan sejumlah peralatan seperti rescue car, rigid inflatable boat (RIB), longboat, peralatan medis, alat evakuasi, serta perangkat komunikasi dan keselamatan lainnya.
Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan berdasarkan informasi BMKG. Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung. Pihak Basarnas Kendari menyatakan perkembangan lebih lanjut akan segera disampaikan.(Adm).



