
BUTON UTARA, TrimediaSultra.com – Dinas Transmigrasi Kabupaten Buton Utara (Butur) berupaya membuka peluang tambahan anggaran tugas pembantuan dari pemerintah pusat pada 2027.
Kepala Dinas Transmigrasi Butur, La Madia, mengatakan peluang tersebut dapat dimanfaatkan apabila pemerintah daerah mampu memenuhi dokumen teknis yang menjadi persyaratan pengajuan.
Di antaranya adalah Detail Engineering Design (DED) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Intinya harus ada DED dan RAB,” kata La Madia dalam pembahasan APBD Perubahan Butur Tahun Anggaran 2026, Kamis (24/9/2026).
Menurutnya, kebutuhan penyusunan dokumen tersebut cukup penting karena pemerintah pusat perlu melihat kesiapan pemerintah daerah dalam melaksanakan program yang diusulkan.
Ia mengusulkan agar anggaran penyusunan dokumen perencanaan dapat dialokasikan melalui APBD.
La Madia bahkan menyebut kebutuhan anggaran awal dapat disesuaikan dengan kemampuan daerah.
“Kalau boleh misalnya dapat anggaran Rp100 juta atau Rp150 juta,” ujarnya.
Menurut dia, dukungan anggaran tersebut nantinya dapat menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah ketika mengajukan program kepada kementerian.
“Karena mereka melihat keseriusan,” katanya.
La Madia menyebut pihaknya juga membuka kemungkinan menggunakan jasa konsultan untuk membantu penyusunan dokumen teknis apabila pemerintah daerah belum dapat mengalokasikan anggaran yang cukup.

Sebelumnya, Dinas Transmigrasi Butur telah memperoleh anggaran tugas pembantuan sekitar Rp13,2 miliar untuk lima paket kegiatan pembangunan.
Anggaran tersebut antara lain digunakan untuk pembangunan dan peningkatan sejumlah infrastruktur, termasuk jalan dan jembatan.
Anggota Komisi III DPRD Butur, Trisna Jaya, mengapresiasi keberhasilan Dinas Transmigrasi membawa anggaran pusat ke daerah.
Ia mendorong agar pemerintah daerah membantu melengkapi dokumen yang dibutuhkan sehingga peluang memperoleh anggaran serupa pada 2027 dapat semakin terbuka.
“Kalau tidak bisa di perubahan, mungkin 2027 bisa dianggarkan agar bisa mendapatkan lagi lebih banyak untuk daerah kita,” pungkasnya.(Adm/M2).



