
Butur, Trimediasultra.com – Bangsa yang maju adalah bangsa yang melakukan investasi besar-besaran dibidang pendidikan dan kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM warga negaranya.
Dalam bidang pendidikan, pemerintah senantiasa melaksanakan amanat UUD Negara 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran pendidikan setidaknya 20% dalam APBN.
Pembangunan SDM melalui jalur pendidikan merupakan proses panjang dimana dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan dalam perjalanannya.
Peningkatan kapasitas dan kualitas suatu daerah melalui pembangunan SDM yang unggul merupakan tugas bersama Pemerintah Daerah dan DPRD dalam menciptakan kualitas generasi muda yang kuat dan daerah yang makmur,” kata Afif, Senin, 18 Maret 2024.
Wakil Ketua I DPRD Butur itu mengatakan, melalui SDM yang unggul, tangguh dan berkualitas baik secara fisik dan mental akan berdampak positif tidak hanya terhadap peningkatan daya saing dan kemandirian daerah, namun juga dalam mendukung pembangunan nasional.
Sehingga terdapat beberapa hal yang harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan kualitas SDM antara lain :
Pertama, adalah sistem pendidikan yang baik dan bermutu. Untuk mencapai hal tersebut, maka diperlukan penataan terhadap sistem pendidikan secara menyeluruh, terutama berkaitan dengan kualitas pendidikan, serta relevansinya dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

“Pemerintah dalam hal ini memiliki peran penting dalam penyelenggaraan sistem pendidikan yang efektif dan efisien, berorientasikan pada penguasaan IPTEK serta merata di seluruh pelosok desa,” ujarnya.
Kedua adalah penguatan peran agama dalam kehidupan sosial bermasyarakat dalam rangka memperkokoh jati diri dan kepribadian bangsa (character building).
Ketiga adalah peningkatan kapasitas SDM melalui berbagai Diklat, kompetensi, pembinaan dan lain-lain. Tenaga kerja profesional dan terampil sesuai tuntutan/kebutuhan pasar merupakan faktor keunggulan suatu bangsa dalam menghadapi persaingan global.
Kata Dia, pemerintah memegang peranan penting dalam menyiapkan program-program strategis guna menghasilkan SDM berkualitas dan siap memasuki pasar kerja.
Keempat, adalah pembinaan dan pengembangan masyarakat terutama generasi muda. Sebagai penopang utama dalam roda pembangunan, pemberdayaan generasi muda diharapkan dapat menciptakan generasi yang kreatif, inovatif dan berdaya saing tinggi. Karakteristik generasi muda seperti inilah yang diharapkan mampu berkonstribusi dan memenangkan persaingan global.
Ketua DPC PDI-P Butur, Afif, lanjutnya, pemerintah mempertimbangkan peran strategis SDM bagi akselerasi pembangunan daerah, kebijakan dan langkah strategis program kerja yang komperehensif mesti terwujud agar dapat mencetak banyak SDM Butur yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Menurutnya, sinergi kebijakan antar pemangku kepentingan pada sektor terkait dan lintas sektor juga mutlak diperlukan guna menyatukan sumber daya dan potensi yang ada bagi percepatan pembangunan SDM generasi muda di daerah berjuluk “Lipu Tinadheakono Sara” ini.
Afif menyampaikan upaya tersebut tentu saja membutuhkan kerjasama dari semua pihak khususnya keluarga dalam hal pemberian pendidikan dan keahlian sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Kesadaran serta semangat untuk terus meningkatkan kualitas diri dan daya saing juga diperlukan dari generasi muda yang merupakan agen pembangunan bagi bangsa ini.
Selain itu, diperlukan pengawasan dan evaluasi untuk memastikan program-program yang ada berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan memberikan dampak yang signifikas dalam meningkatkan produktifitas tenaga kerja khususnya generasi muda. Dengan SDM yang berkualitas, target dalam pembangunan Butur akan lebih mudah tercapai,” tandasnya. (Adm)



