Butur, Trimediasultra.com – Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah bagian dari proses dan tujuan dalam pembangunan peningkatan ekonomi. Oleh karena itu, pikiran-pikiran pembangunan yang berkembang dewasa ini sangat dipengaruhi oleh kesadaran yang makin kuat akan tidak terhindarnya keikutsertaan generasi muda dalam proses global yang sedang berlangsung itu. Diharapkan proses ini membawa keuntungan dan mendorong proses SDM yang unggul.
Oleh karena itu, pembangunan bangsa yang maju dan mandiri, untuk mewujudkan kesejahteraan, mengharuskan dikembangkannya konsep pembangunan yang bertumpu pada manusia dan masyarakat. Atas dasar itu, untuk mencapai tujuan pembangunan yang demikian, titik berat pembangunan diletakkan pada bidang ekonomi dengan kualitas sumber daya manusia,” kata Wakil Ketua I DPRD Butur, Ahmad Afif Darvin.
Ihwal hal tersebut, Afif meminta Pemerintah Kabupaten Buton Utara, untuk dapat mengoptimalkan pembinaan generasi muda, agar lebih fokus pada pembangunan Sumber daya manusia (SDM).
“Sebab tanpa SDM yang baik maka Kabupaten Butur sulit untuk maju,” katanya.
Dia menyarankan, Pemkab Butur lebih gencar membangun kreativitas anak muda di 6 wilayah kecamatan. Pasalnya, pengembangan potensi anak muda harus dilakukan agar tumbuh kreativitas dalam diri mereka.
Ketua DPC PDI-P Butur itu, ingin Pemerintah daerah lebih banyak memprogramkan pelatihan – pelatihan keterampilan kerja, pelatihan pengembangan bakat dan minat anak muda,” katanya, Kamis, 4 April 2024.
Dengan menumbuhkan kreativitas, kata Afif, diharapkan anak muda di Kabupaten Butur mampu menciptakan lapangan usaha bagi dirinya sendiri dan orang lain. Sehingga para anak muda tidak terjebak pada tindakan tindakan kriminal akibat tidak adanya aktivitas.
“Semoga Pemkab Butur mulai berpikir mengembangkan ekonomi kreatif bagi anak muda,” harapnya.
Salah satu visi dan misi Bupati yakni membentuk masyarakat Kabupaten Butur yang SDMnya unggul. Dia menjelaskan unggul dalam pengertian memiliki karakter yang baik yakni siap menjadi pemenang di dalam semua sektor pembangunan.

Saat ini ada tiga kelompok masyarakat yang strategis dalam kehidupan global. Pertama adalah anak muda, kedua adalah wanita dan yang ketiga adalah netizen.”Kalau kita mampu mempengaruhi tiga kelompok ini, maka kita sudah mulai menyiapkan jaringan kekuasaan yang sangat aktual,” ucapnya.
Menurut dia, saat ini anak muda memiliki tiga tantangan besar yakni pertama produktivitas, dimana anak-anak muda selalu dipandang sebelah mata karena tidak punya produktivitas dan tidak mampu menghasilkan nilai tambah. Bahkan anak muda juga mengurangi nilai tambah, sehingga ini menjadi tantangan besar anak muda.
“Ke depan anak muda ini harus membuktikan dirinya mampu meningkatkan produktivitas dimana pun dia berada,” tuturnya.
Selanjutnya, yang menjadi tantangan anak muda adalah kemandirian. Anak muda selalu di cap tidak mandiri bahkan selalu minta difasilitasi. Sebagai contoh, hidupnya anak muda saat ini identik dari cafe ke cafe, hidupnya tidak produktif, dikatakan sebagai generasi menunduk yang hidupnya sehari-hari di habiskan untuk bermain game. “Sehingga itu menjadi sebuah tantangan besar anak muda untuk menunjukkan dirinya bahwa anak muda bisa mandiri, dan tidak tergantung pada orangtua atau pada siapapun,” ujarnya.
Kemudian tantangan yang ketiga, kata Wakil Ketua DPRD Butur, karena tidak produktif dan mandiri maka yang menjadi tantangan besar juga adalah kesejahteraan. Anak muda diliputi rasa takut tentang masa depannya. “Kita punya penganggur terdidik yang sangat besar, tiap tahun kita memproduksi penganggur terdidik, yaitu orang-orang yang tidak mampu bersaing di dunia kerja meskipun dengan status pendidikan yang tinggi,” terangnya.
Tiga tantangan tersebut bisa diubah generasi muda jika dia mampu merubah mindset dan culture set yang dimilikinya. Dimana membangun karakter adalah membangun diri pada generasi muda itu sendiri, seperti membangun watak, etos, sikap, komitmen dan membangun kemampuan diri untuk menjadi bagian penting dalam masyarakat itulah yang di sebut dengan character building,” pungkasnya. (Adm)




