Keluhan Kehilangan di Pasar Minaminanga Disorot DPRD Buton Utara

23
Ketua Komisi I DPRD Buton Utara, Mazlin menegaskan aspek kenyamanan dan keamanan di kawasan pasar masih perlu mendapat perhatian serius.
Advertisement

ButonUtara,Trimediasultra.com – Persoalan keamanan di kawasan pasar kembali menjadi sorotan dalam rapat pendalaman Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Buton Utara Tahun Anggaran 2025. Ketua Komisi I DPRD Buton Utara, Mazin, mengungkap adanya keluhan masyarakat terkait maraknya kehilangan barang di Pasar Minaminanga.

Dalam forum resmi tersebut, ia menyampaikan bahwa keluhan warga tidak hanya bersifat insidental, tetapi cukup sering terjadi. Barang yang hilang beragam, mulai dari helm hingga barang belanjaan yang ditinggalkan di kendaraan.

“Kalau kita turun langsung, banyak masyarakat mengeluh kehilangan helm. Belanjaan yang digantung di motor juga sering hilang. Bahkan ada yang sempat singgah membeli sesuatu, kembali ke motornya, barangnya sudah tidak ada,” ujarnya di ruang Rapat Dewan, Rabu, 15 April 2026.

Mazkin menilai kondisi ini menunjukkan bahwa aspek kenyamanan dan keamanan di kawasan pasar masih perlu mendapat perhatian serius. Ia menegaskan bahwa pengelolaan pasar tidak boleh hanya berfokus pada penarikan retribusi semata, tetapi juga harus memastikan lingkungan yang aman bagi masyarakat.

Menurutnya, persoalan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan membutuhkan koordinasi lintas sektor. Ia menyebut peran Dinas Perhubungan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan perlu diperkuat dalam pengelolaan kawasan pasar.

“Ini bukan hanya soal retribusi. Keamanan di dalam pasar juga harus menjadi perhatian. Nanti akan kita sampaikan secara khusus sebagai masukan,” tambahnya.

Suasana rapat pembahasan dan Pendalaman LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025.

Meski disampaikan sebagai saran dalam forum pembahasan, isu ini dinilai penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Pasar sebagai pusat perputaran ekonomi lokal seharusnya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di area publik, khususnya di pasar. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menggunakan kunci pengaman tambahan pada kendaraan
  • Tidak meninggalkan barang berharga di tempat terbuka
  • Memanfaatkan area parkir yang lebih terpantau

Sorotan DPRD ini diharapkan menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem pengelolaan pasar, termasuk:

  • Penataan area parkir yang lebih aman
  • Peningkatan pengawasan, baik oleh petugas maupun sistem keamanan
  • Koordinasi antarinstansi dalam menciptakan lingkungan pasar yang tertib dan aman

Dengan langkah yang tepat, pasar tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga ruang publik yang memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.(Adm).

Facebook Comments Box