Pimpin Golkar Butur 2026–2031, Ferry Prioritaskan Konsolidasi dan Pembenahan Organisasi

207
Foto bersama Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Buton Utara, Firdaus Djamaluddin Zakariah bersama istri. Ia bertekad perkuat pondasi dan struktur partai.
Advertisement

Buton Utara, TrimediaSultra.com – Firdaus Djamaluddin, yang akrab disapa Ferry, resmi menakhodai DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Buton Utara (Butur) untuk periode 2026–2031.

Usai terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) V, Ferry langsung memprioritaskan konsolidasi hingga tingkat bawah dan pembenahan struktur organisasi.

Ferry berhasil meraih kursi ketua setelah bersaing dengan Sujono, yang menjadi salah satu rivalnya dalam perebutan kepemimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Ferry menegaskan komitmennya untuk membangun kembali kekuatan partai melalui kerja nyata, konsolidasi internal, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah guna mendukung percepatan pembangunan.

Ia mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi organisasi dengan mengikuti arahan pimpinan partai.

“Kami akan segera melakukan konsolidasi di tingkat bawah. Konsolidasi akar rumput sangat penting, terutama dengan Pimpinan Kecamatan (PK), karena menjadi ujung tombak keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan sesuai visi dan misi partai,” ujar Ferry, Minggu (11/10/2026).

Menurutnya, konsolidasi hingga tingkat kecamatan merupakan bagian penting dalam memperkuat struktur dan memastikan seluruh elemen partai bergerak searah dengan kebijakan organisasi.

Ferry siap kibarkan bendera partai di Kabupaten Buton Utara.

Ferry menilai, pembenahan struktur menjadi pekerjaan utama setelah dirinya menerima amanah sebagai Ketua DPD II Golkar Buton Utara. Ia ingin memastikan seluruh perangkat organisasi memiliki fondasi yang kuat agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.

Ia mengibaratkan kondisi organisasi yang perlu dibenahi seperti bangunan yang memiliki tiang, tetapi belum ditopang fondasi yang kokoh.

“Fondasi partai harus diperkuat. Jangan sampai organisasi hanya memiliki tiang, tetapi tidak mempunyai dasar yang kuat. Ini menjadi salah satu alasan saya ingin membenahi organisasi agar berjalan sebagaimana mestinya,” ungkapnya.

Selain memperkuat struktur, Ferry berharap seluruh jajaran partai, mulai dari pengurus kabupaten, kecamatan hingga organisasi sayap, dapat bersatu dan bekerja sama untuk mencapai tujuan partai.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Golkar Buton Utara selama lima tahun ke depan.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Saya berharap dukungan seluruh jajaran partai, baik pengurus kecamatan maupun organisasi sayap, agar kita bisa bahu-membahu membesarkan Golkar di Buton Utara,” katanya.

Menurut Ferry organisasi yang sehat akan berjalan normal sehingga tujuan yang diamanatkan partai dapat tercapai.

Lebih jauh, Ferry menilai partai politik memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan daerah. Karena itu, ia ingin membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah agar Golkar dapat berkontribusi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan partai harus mampu memberikan manfaat nyata bagi daerah, termasuk melalui dukungan terhadap program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Buton Utara.

Ferry juga berkomitmen menata organisasi agar berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Baginya, tata kelola organisasi yang baik menjadi dasar untuk mewujudkan kerja politik yang terarah dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

“Organisasi yang sehat akan berjalan normal sehingga tujuan yang diamanatkan partai dapat tercapai,” tutupnya.(Adm/M2). 

Facebook Comments Box