Buton Utara, TrimediaSultra.com – Dinas Perikanan Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara, tercatat belum merealisasikan penarikan retribusi hingga September 2026. Padahal, instansi tersebut telah dibebani target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp25 juta pada tahun anggaran 2026.
Kondisi ini menjadi sorotan dalam upaya optimalisasi PAD Butur, terutama ketika pemerintah daerah masih harus mengejar sisa target penerimaan miliaran rupiah hingga akhir tahun.
Plt. Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Butur, Kasrudin, mengungkapkan bahwa berdasarkan data penerimaan yang dimiliki Bapenda, Dinas Perikanan belum mencatat realisasi penarikan retribusi, meskipun telah memiliki target penerimaan.
“Dinas Perikanan dibebankan sebesar Rp25 juta, namun hingga kini belum ada penarikan,” demikian keterangan Kasrudin saat menjelaskan perkembangan penerimaan PAD Butur, Kamis (15/10/2026).
Belum adanya realisasi tersebut menyisakan pertanyaan mengenai penyebab tidak berjalannya pemungutan retribusi di instansi tersebut. Apakah kondisi itu disebabkan belum optimalnya pendataan objek retribusi, kendala teknis di lapangan, keterbatasan sumber daya manusia, atau faktor lain yang perlu dijelaskan oleh pihak terkait.
Di sisi lain, Bapenda Butur mengakui bahwa optimalisasi PAD masih menghadapi sejumlah kendala teknis dan regulasi. Keterbatasan personel juga disebut menjadi salah satu hambatan dalam pelaksanaan pengelolaan pendapatan daerah secara efektif.
Secara keseluruhan, target PAD Butur pada 2026 ditetapkan sebesar Rp27.467.556.000. Hingga September 2026, realisasi penerimaan mencapai Rp18.679.377.014, sehingga masih terdapat kekurangan sebesar Rp8.788.178.986 yang harus dikejar hingga akhir tahun anggaran.
Menurutnya, realisasi target retribusi setiap organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi bagian penting dari upaya pencapaian target PAD.
Selain Dinas Perikanan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Dinas Pertanianpun perlu memberikan penjelasan mengenai penyebab belum adanya penarikan retribusi serta langkah yang akan dilakukan untuk merealisasikan target tersebut,” pungkasnya.(Adm/M2).




