Wabup Buton Utara Ajak Warga Aktif dalam Pendataan Perlindungan Sosial

7
Wakil Bupati Buton Utara, Rahman, S.KM., M.Kes (tengah) imbau pimpinan OPD jadi agen pendataan Perlinsos di lingkungan tempat tinggal mereka.
Advertisement

Buton Utara, TrimediaSultra.com – Wakil Bupati Buton Utara, Rahman, S.KM., M.Kes., mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam mempercepat pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos). Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk memastikan warga yang membutuhkan bantuan pemerintah terdata secara akurat dan tidak terlewat dari program perlindungan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Rahman saat memimpin Rapat Sosialisasi Percepatan Perekaman Data Perlinsos di Aula Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Buton Utara, Kamis (29/10/2026).

Dalam arahannya, Rahman menekankan pentingnya kepedulian sosial yang dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk memperhatikan kondisi tetangga yang membutuhkan dukungan pemerintah.

Menurut dia, upaya melengkapi data perlindungan sosial tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan keterlibatan masyarakat untuk membantu mengidentifikasi warga yang membutuhkan, sehingga proses pendataan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) mengoordinasikan aparatur di masing-masing instansi agar turut menjadi agen pendataan Perlinsos di lingkungan tempat tinggal mereka.

“Kita sama-sama menggalang warga,” tegas Rahman.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya data sosial semakin meningkat. Aparatur pemerintah juga diharapkan dapat menjadi penghubung antara pemerintah dan warga dalam proses pemutakhiran data.

Pendataan yang akurat menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan program perlindungan sosial. Data yang lengkap dan sesuai kondisi faktual diperlukan agar pemerintah dapat mengidentifikasi kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan, sekaligus meminimalkan risiko warga yang berhak justru tidak terakomodasi.

Sebaliknya, data yang tidak mutakhir berpotensi menyebabkan ketidaktepatan sasaran penerima manfaat. Karena itu, proses pendataan perlu dilakukan secara cermat dengan memperhatikan kondisi riil masyarakat serta memastikan informasi yang dihimpun dapat dipertanggungjawabkan.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nurham, Kepala Dinas Sosial Baebudi, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil La Ode Arwan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Junaiddin, Kepala Dinas BKKBN Reni Surianti, Ketua Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Buton Utara Ardin, S.Pd., M.H., serta sejumlah anggota tim terkait.

Rahman, berharap sosialisasi ini dapat mempercepat proses perekaman dan pemutakhiran data Perlinsos. Dengan dukungan lintas perangkat daerah dan partisipasi masyarakat, penyaluran program perlindungan sosial diharapkan semakin tepat sasaran dan mampu menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.

Upaya tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dalam membangun kepedulian sosial, sehingga tidak ada warga yang luput dari perhatian pemerintah daerah,” pungkasnya.(Adm/M1/H411151l). 

Facebook Comments Box